Categories
Herbal Maag temulawak

Manfaat Temulawak untuk Kesehatan Lambung

Aktivitas kurkumin sebagai antiulcer (zat pengikat asam lambung) dalam temulawak menurunkan produksi asam lambung. Selain itu kurkumin meningkatkan produksi mukus pada mukosa lambung sehingga terlindung dari asam yang dapat melukai lambung.

Kandungan mineral seperti kalsium, natrium, magnesium, zat besi, dan mangan menetralisir asam lambung. Menurut herbalis di Jakarta, Drs Med Ir D’Hiru MM, “Konsumsi temulawak dapat mempercepat penutupan luka di lambung.” Tanaman anggota famili Zingiberaceae itu juga bersifat antiseptik sehingga mampu menumpas bakteri dalam pencernaan.

Kandungan fenol, kurkumin, dan antioksidan sprit flavonoid, terbukti mampu mencegah kerusakan mukosa pada lambung. Penelitian yang dilakukan di Universitas Lampung, membuktikan bahwa kandungan tadi mampu memperkuat sistem pertahanan antioksidan dalam lambung. Hal ini mencegah radikal bebas merusak membran sel.

https://maagkronis.net/

Categories
gastritis maag

Apa Yang Dirasakan Penderita Maag Kronis?

Penderita maag kronis merasakan banyak hal.

Salah satu gejala yang dirasakan penderita maag kronis adalah ketidaknyamanan atau nyeri di daerah perut bagian atas.

Rasa sakit yang diderita akibat maag kronis sangat khas. Mungkin terasa di ulu hati. Orang-orang menggambarkan perasaan itu seperti rasa sakit dari depan ke belakang. Nyeri digambarkan sebagai nyeri yang menggerogoti, atau bahkan sensasi terbakar. Gejala maag kronis ini mungkin terasa seolah-olah memotong, menusuk, atau menggerogoti Anda.

Penderita maag kronis lainnya juga biasa bersendawa, mual disertai muntah, muntah darah, kembung, dan rasa tidak nyaman penuh dan rasa terbakar di perut.

Muntahannya bisa bening, kuning atau hijau. Jika kasusnya parah bisa juga terjadi muntah darah.

Jika maag kronis sangat parah, mungkin ada perdarahan di perut juga. Ini ditandai dengan gejala seperti keringat tiba-tiba, pucat atau jantung berdebar kencang. Gejala lainnya bisa berupa perasaan pingsan, napas pendek, dan nyeri hebat di dada atau perut. Gejala khasnya adalah muntah darah. Pasien juga mungkin menderita tinja berdarah atau tinja yang berbau busuk dan lengket.

Gejala lain yang mungkin diderita pasien adalah tinja berwarna hitam, nafsu makan berkurang secara signifikan, kram perut, demam terus menerus, dan kelesuan, rasa berbau busuk di mulut, gangguan pencernaan, diare, dan sendawa.

Kadang-kadang pasien baru menyadari kondisi ini jika sudah mencapai keadaan parah, di mana perdarahan sudah mulai.